MENU Wednesday, 04 Mar 2026

Resmikan SPPG Bontang Utara 05, Wali Kota: Satu Dapur Serap 47 Tenaga Kerja, Tekan Pengangguran dan Stunting

2 minutes reading
Sunday, 25 Jan 2026 05:29 74 MBG

BONTANG – Mediambg.id | Pemerintah Kota Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Utara 05 yang dikelola Yayasan Manunggal Kartika Jaya di Jalan Awang Long, Gang Teratai, Kelurahan Bontang Baru, Sabtu (24/01/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program MBG yang merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, kehadiran SPPG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi daerah.

“Alhamdulillah, satu dapur SPPG mampu menyerap sekitar 47 tenaga kerja lokal. Jika target 28 dapur di Kota Bontang dapat terwujud, maka ribuan lapangan pekerjaan baru akan tercipta. Ini menjadi langkah nyata menuju target zero pengangguran,” ujar Neni.

Selain menciptakan lapangan kerja, Wali Kota juga menyoroti dampak positif program MBG terhadap penurunan angka stunting. Ia mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Kota Bontang mengalami penurunan dari sebelumnya 20 persen menjadi 15,6 persen.

Dengan dukungan asupan gizi tinggi protein, seperti telur yang menjadi salah satu menu utama MBG, Neni optimistis Kota Bontang mampu mencapai target Zero Stunting.

“Saya berpesan kepada seluruh pekerja dan relawan SPPG agar bekerja dengan penuh ketelitian dan keikhlasan. Kualitas gizi anak-anak sebagai generasi penerus Bontang sangat bergantung pada peran kita semua,” pesannya.

Perluas Akses Hingga Wilayah Pesisir

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, menyampaikan bahwa SPPG Bontang Utara 05 merupakan dapur ke-14 yang telah beroperasi di Kota Bontang. Hingga saat ini, sebanyak 17 dapur telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pusat, dengan target total mencapai 28 unit SPPG.

Surya menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya difokuskan di wilayah daratan, tetapi juga menjangkau kawasan pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

“Kami berkomitmen untuk pemerataan layanan gizi. Lima titik SPPG direncanakan berada di wilayah pesisir, seperti Selangan, Tihi-tihi, Malahing, Lok Tunggul, dan Gusung. Masyarakat di wilayah terpencil juga berhak mendapatkan akses gizi yang sama,” jelasnya.

Secara keseluruhan, Program MBG di Provinsi Kalimantan Timur saat ini telah menjangkau 286.606 penerima manfaat atau sekitar 22 persen dari total target 1,1 juta penerima. BGN terus melakukan sinkronisasi data bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan program ini menyasar kelompok berisiko stunting, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Peresmian SPPG Bontang Utara 05 ditandai dengan pemotongan tumpeng dan peninjauan langsung fasilitas dapur. Kegiatan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri, TNI/Polri, serta tokoh masyarakat setempat.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA