MENU Wednesday, 04 Mar 2026

Di Usia 55 Tahun, Tanti Bangkit dan Dapat Penghidupan Lewat Program Makan Bergizi Gratis

3 minutes reading
Tuesday, 20 Jan 2026 03:16 65 MBG

JAKARTA | Mediambg.id – Usia sering kali menjadi hambatan bagi sebagian orang untuk kembali mendapatkan pekerjaan. Kondisi tersebut juga sempat dirasakan oleh Tanti Suhermayani (55). Di tengah tuntutan ekonomi yang terus berjalan, ia kerap dianggap tidak lagi produktif karena faktor usia.

Namun harapan itu kembali muncul ketika pemerintah meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Melalui ajakan seorang teman, Tanti memberanikan diri mendaftar sebagai relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paseban, Jakarta Pusat.

Pada awalnya, Tanti mengaku ragu karena khawatir usianya menjadi penghalang. Keraguan tersebut sirna setelah dirinya dinyatakan diterima dan mulai aktif bekerja di dapur SPPG Paseban. Selama kurang lebih tiga bulan bergabung, ia merasakan langsung manfaat nyata dari program MBG, tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi para pekerja.

Program MBG, menurut Tanti, bukan sekadar menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, khususnya mereka yang kesulitan memperoleh pekerjaan formal.

“Terima kasih untuk Bapak Prabowo. Berkat MBG saya bisa bekerja lagi. Program ini membuka lapangan kerja dan memberi makan sehat bergizi secara gratis. Harapan saya, MBG terus dilanjutkan dan jangan sampai berhenti,” ujar Tanti dengan haru saat diwawancarai dalam program Sinergi Indonesia Badan Komunikasi Pemerintah RI, dikutip Senin (19/1).

Tanti menjelaskan, tugas awalnya di SPPG Paseban adalah mencuci ompreng atau wadah makanan. Seiring berjalannya waktu, ia dipercaya membantu proses memasak di dapur. Saat ini, SPPG Paseban mempekerjakan sekitar 43 orang, yang mayoritas merupakan warga di lingkungan sekitar.

Tak hanya Tanti, adik kandung serta beberapa rekannya juga ikut merasakan manfaat program tersebut dengan bekerja di SPPG Paseban. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran MBG sangat membantu memperbaiki kondisi ekonomi orang-orang terdekatnya.

“Teman saya sebelumnya kondisi ekonominya kurang baik. Setelah kerja di sini, dia bilang alhamdulillah ekonominya membaik dan betah bekerja. Adik saya juga begitu, dia tidak mau bergantung pada anaknya meskipun anak-anaknya sudah bekerja,” tuturnya.

Lebih jauh, Tanti menilai dampak Program Makan Bergizi Gratis sangat luas. Manfaatnya dirasakan langsung oleh anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menerima makanan sehat setiap hari.

“Saya ingin program ini terus berjalan karena manfaatnya luar biasa. Buka lapangan kerja, bantu anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui. Bahkan cucu saya juga dapat MBG. Ini benar-benar berkah,” ungkapnya.

Melihat besarnya dampak yang dihasilkan, Tanti mengaku bangga dapat menjadi bagian dari program unggulan pemerintah tersebut. Baginya, setiap peran memiliki arti selama membawa kebaikan bagi banyak orang.

“Saya bangga bisa ikut program ini. Walaupun tugas saya cuma mencuci ompreng, tapi saya merasa punya peran dan menjadi bagian dari program Presiden Prabowo,” pungkasnya.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA