Mediambg.id | Kabupaten Madiun – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Madiun semakin diperkuat dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) “Barokah” di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Selasa (10/2/2026).
Kehadiran dapur MBG ini diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi makanan bergizi sekaligus memastikan kualitas layanan yang lebih optimal bagi ribuan penerima manfaat di wilayah tersebut.
SPPG “Barokah” dikelola oleh Yayasan Praja Kusuma Makmur di bawah pembinaan Garda Prabowo. Sasaran utama program meliputi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Layani 31 Sekolah dan Lima Dusun
Kepala SPPG Sewulan, Gilroy Rama Nainggolan, menjelaskan bahwa operasional dapur telah melalui proses koordinasi dengan koordinator wilayah dan kecamatan guna memastikan kesiapan distribusi.
Berdasarkan pendataan awal, SPPG “Barokah” akan melayani sekitar 2.900 penerima manfaat yang tersebar di 31 sekolah serta lima dusun di Kecamatan Dagangan.
“SPPG Sewulan akan mendukung penyaluran MBG di wilayah Dagangan dengan total sekitar 2.900 penerima manfaat, termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di tingkat daerah, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga masyarakat.
Tegaskan Kepatuhan SOP Badan Gizi Nasional
Perwakilan Garda Prabowo Pusat, Ir. Mustofa, menekankan bahwa seluruh dapur MBG wajib menjalankan operasional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya, pengawasan dan koordinasi dengan satuan tugas daerah harus berjalan konsisten demi menjaga kualitas makanan dan keamanan pangan.
Saat ini, Garda Prabowo telah mengoperasikan dapur MBG di beberapa kecamatan di Kabupaten Madiun, termasuk Geger, Wungu, Gemarang, Dagangan, dan Mangunharjo. Secara keseluruhan, terdapat 72 titik dapur MBG Garda Prabowo di Jawa Timur yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Dorong Ekonomi Lokal dan Kesejahteraan Desa
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut positif beroperasinya SPPG “Barokah”. Ia menilai penambahan titik dapur akan memperpendek jarak distribusi sehingga makanan lebih segar dan kualitasnya terjaga.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa seluruh SPPG harus memprioritaskan penggunaan bahan baku dari petani dan pelaku usaha lokal.
“Program ini bukan hanya meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa melalui penyerapan komoditas lokal,” ujarnya.
Dengan beroperasinya SPPG “Barokah” Sewulan, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Madiun diharapkan semakin merata, berkualitas, dan berdampak langsung pada peningkatan gizi serta kesejahteraan masyarakat.
No Comments