Lamongan, mediambg.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu ditandai dengan peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, yang dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, pada Rabu (4/2/2026) sore.
Peresmian dapur SPPG tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Lamongan memastikan layanan MBG berjalan sesuai standar, tepat sasaran, serta memenuhi aspek keamanan dan kualitas gizi bagi para penerima manfaat.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pembagian makanan gratis, melainkan kebijakan strategis yang menuntut kedisiplinan tinggi dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Program MBG ini bukan hanya soal makan gratis, tetapi memastikan makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan aman. Semua dapur SPPG sudah memiliki SOP yang wajib dipatuhi,” tegas Pak Yes.
Untuk menjaga konsistensi pelaksanaan di lapangan, Pemkab Lamongan akan memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) pengawasan. Monitoring akan dilakukan secara berkala, baik melalui pengawasan terjadwal maupun inspeksi mendadak ke dapur dan titik distribusi.
Pak Yes juga mengingatkan bahwa tidak akan ada toleransi bagi pengelola SPPG yang mengabaikan standar yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah telah menyiapkan mekanisme sanksi berjenjang, mulai dari peringatan tertulis hingga pencabutan izin operasional.
“Kita akan evaluasi setiap temuan di lapangan. Jika ada pelanggaran, tentu akan ditindak. Sanksinya jelas, dari administratif sampai penghentian operasional. Standar sudah ditetapkan dan wajib dipatuhi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Sumberwudi, Kolilur Rohman, menyampaikan bahwa pihaknya siap melayani sebanyak 1.455 penerima manfaat. Sasaran tersebut meliputi kelompok B3 serta 17 lembaga pendidikan dan sosial yang berada di wilayah kerja SPPG Sumberwudi.
Menurut Kolilur, seluruh persiapan operasional, mulai dari sarana dapur, peralatan, hingga sistem distribusi, telah mencapai tahap akhir.
“Kesiapan kami saat ini sekitar 95 persen. Hari Sabtu akan dilakukan uji coba internal, dan mulai Senin depan program MBG akan berjalan secara penuh,” jelasnya.
Dengan beroperasinya dapur SPPG Sumberwudi, diharapkan penyaluran makanan bergizi di Kabupaten Lamongan semakin optimal, sekaligus berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
No Comments